Pendahuluan Pada zaman era globalisasi ini banyak sekali terjadinya perubahan dan perkembangan kebudayaan dalam kehidupan manusia pada sehari-harinya. Manusia tidak akan terlepas dari budaya pada setiap harinya yang mereka lakukan untuk menyempurnakan suatu kebutuhan hidupnya dengan berbagai cara yang berbeda-beda.
Dalam kurun waktu 1 tahun setiap manusia akan menemukan sebuah kebudayaan yang baru entah itu dari luar negeri maupun dari dalam negeri sendiri, dengan seketika kebudayaan itu berubah entah dati media cetak atau elektronik. Disini yang akan menjadi pembahasannnya adalah bagaimana cara budaya membentuk pola pikir manusia? Dan bagaimana hubungan antara manusia dan budaya? Oleh karena itu disini penulis akan menjelaskan akan berbagai hal mengenai Peran Budaya Dalam Membentuk Pola Pikir Manusia.
Pembahasan
Manusia memiliki cara pandang yang berbeda sesuai dengan apa yang mereka dapat dari kebudayaan masing-masing yang berasal dari tempat inggal mereka, kepercayaan mereka, pandangan politik yang mereka pelajari. Saat ini banyak berbagai peran manusia yang digunakan untuk mencerminkan kepribadian masing-masing, ada yang positif ada pula yang negatif, hal itu dapat di peroleh manusia dengan cara bagaimana mereka dapat menilai suatu yang baik dan buruk dan mengambil suatu keputusan yang tepat dalam memilih suatu tindakan yang akan di kerjakan nantinya. Salah satu contohnya melakukan kegiatan positif seperti gotong-royong setiap hari minggu untuk membersihkan lingkungan dan untuk kepentingan bersama, hal tersebut dikatakan sebagai kebudayaan untuk menjadi rutinitas mereka untuk melestarikan lingkungan.
Adapun dari segi negatifnya Saat ini marak sekali terjadinya berbagai perpecahan seperti pertengkaran rumah tangga, tawuran antar pelajar, hal tersebut di karenakan tumbuhnya suatu kebudayaan yang buruk di dalam lingkungannya.
Ada banyak alasan mengapa bisa dikatakan manusia itu tidak bisa dilepaskan dari suatu kebudayaan atau manusia itu selalu dihubungkan dengan kebudayaan, dan hampir setiap aktifitas yang dilakukan manusia adalah sebuah kebudayaan. Dari sehari-hari mereka melakukan berbagai rutinitas yang sama disuatu tempat kerja, sekolah, kampus, dsb. Serta dalam berbagai kebudayaan yang dilakukan pada setiap manusia dapat menerapkan suatu budaya untuk taat pada aturan yang telah ditetapkan pada suatu tempat.
A. Hubungan manusia dengan budaya
Kebudayaan sangat erat hubungannya dengan masyarakat. Melville J. Herskovits dan Bronislaw Malinowski mengemukakan bahwa segala sesuatu yang terdapat dalam masyarakat ditentukan oleh kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat itu sendiri. Istilah untuk pendapat itu adalah Cultural-Determinism. Kebudayaan bahkan bukan hanya merupakan kekuatan dari luar diri manusia tetapi bisa tertanam dalam kepribadian individu . Dengan demikian kebudayaan merupakan kekuatan pembentuk pola sikap dan perilaku manusia dari luar dan dari dalam. Unsur paling sentral dalam suatu kebudayaan adalah nilai – nilai yang merupakan suatu konsepsi tentang apa yang benar atau salah (nilai moral), baik atau buruk (nilai etika) serta indah atau jelek (nilai estetika). Dari sistem nilai inilah kemudian tumbuh norma yang merupakan patokan atau rambu – rambu yang mengatur perilaku manusia di dalam masyarakat.
· Contoh-Contoh Hubungan Antara Manusia dengan Kebudayaan
a. Kebudayaan-kebudayaan khusus atas dasar faktor kedaerahan
Contoh: Adat-istiadat melamar di Medan dan Padang. Di medan berlaku kebudayaan yaitu pihak laki-laki yang membeli/melamar pihak wanitanya, tetapi di padang memiliki budaya yang berbeda dan terbalik yaitu pihak perempuan yang membeli/melamar laki-laki.
b. Cara hidup di kota dan di desa yang berbeda ( urban dan rural ways of life)
Contoh: Perbedaan anak yang dibesarkan di kota dengan seorang anak yang dibesarkan di desa. Anak kota bersikap lebih terbuka dan berani untuk menonjolkan diri di antara teman-temannya sedangkan seorang anak desa lebih mempunyai sikap percaya pada diri sendiri dan sikap menilai ( sense of value )
c. Kebudayaan-kebudayaan khusus kelas sosial
Di masyarakat dapat dijumpai lapisan sosial yang kita kenal, ada lapisan sosial tinggi, rendah dan menengah. Misalnya cara berpakaian, etiket, pergaulan, bahasa sehari-hari dan cara mengisi waktu senggang. Masing-masing kelas mempunyai kebudayaan yang tidak sama, menghasilkan kepribadian yang tersendiri pula pada setiap individu.
d. Kebudayaan khusus atas dasar agama
Adanya berbagai masalah di dalam satu agama pun melahirkan kepribadian yang berbeda-beda di kalangan umatnya.
e. Kebudayaan berdasarkan profesi
Misalnya: kepribadian seorang polisi berbeda dengan kepribadian seorang pegawai swasta dan itu semua berpengaruh pada suasana kekeluargaan dan cara mereka bergaul. Contoh lain seorang militer mempunyai kepribadian yang sangat erat hubungan dengan tugas-tugasnya. Keluarganya juga sudah biasa berpindah tempat tinggal.
B. Mengapa manusia harus mempelajari budaya
Manusia dan kebudayaan merupakan salah satu ikatan yang tak bisa dipisahkan dalam kehidupan ini. Manusia sebagai makhluk Tuhan yang paling sempurna menciptakan kebudayaan mereka sendiri dan melestarikannya secara turun menurun. Budaya tercipta dari kegiatan sehari hari dan juga dari kejadian – kejadian yang sudah diatur oleh Yang Maha Kuasa. Secara sederhana hubungan antara manusia dengan kebudayaan ketika manusia sebagai perilaku kebudayaan,dan kebudayaan tersebut merupakan objek yang dilaksanakan sehari-hari oleh manusia. Di dunia sosiologi manusia dengan kebudayaan dinilai sebagai dwitunggal, maksudnya walaupun keduanya berbeda tetapi merupakan satu kesatuan yang butuh,ketika manusia menciptakan kebudayaan,dan kebudayaan itu tercipta oleh manusia. tanpa budaya manusia tidak memiliki identitas dirinya,tidak memiliki jati dirinya, dan mengapa budaya membutuhkan manusia? manusia adalah mahkluk sosial intinya manusia akan mensosialisasikan budayanya baik sengaja ataupun tidak,begitu juga dengan budaya yang di bawa oleh manusia. budaya itu akan terus di sosialisasikan bahkan bukan hanya di dalam negri tapi di luar negtri juga.
C. Cara membentuk individu yang erat kaitannya dengan budaya
Untuk membentuk manusia yang berkaitan dengan budaya dapat dilakukan dengan 2 cara yaitu :
1. Culture Experience
Merupakan pelestarian budaya yang dilakukan dengan cara terjun langsung kedalam sebuah pengalaman kultural. Contohnya, jika kebudayaan tersebut berbentuk tarian, maka masyarakat dianjurkan untuk belajar dan berlatih dalam menguasai tarian tersebut. Dengan demikian budaya tersebut tidak akan hilang sampai ke turunan berikutnya, karna akan selalu diingat/dipelajari oleh tiap turunan.
2. Culture Knowledge
Merupakan pelestarian budaya yang dilakukan dengan cara membuat suatu pusat informasi mengenai kebudayaan yang dapat difungsionalisasi kedalam banyak bentuk. Tujuannya adalah untuk edukasi ataupun untuk kepentingan pengembangan kebudayaan itu sendiri dan potensi kepariwisataan daerah. Dengan demikian para Generasi Muda dapat mengetahui tentang kebudayaanya sendiri.
Selain hal-hal tersebut diatas, masih ada berbagai cara dalam melestarikan budaya, yaitu sebagai berikut :
· Meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam memajukan budaya lokal.
· Lebih mendorong kita untuk mencintai rasa cinta terhadap potensi budaya lokal beserta pemberdayaan dan pelestariannya.
· Berusaha menghidupkan kembali semangat toleransi, kekeluargaan, keramah-tamahan dan solidaritas yang tinggi.
· Selalu mempertahankan budaya Indonesia agar tidak punah hingga akhir abad.
· Mengusahakan agar semua orang mampu mengelola keanekaragaman budaya lokal.
Penutup
Dari pembahasan diatas dapat disimpulkan bahwa setiap manusia tidak dapat terlepas dari suatu kebudayaan, Dan kebudayaanlah yang membentuk suatu pola pikir manusia, dan suatu kebudayaan itu tidak hanya di dapatkan hanya dari daerah asal manusia itu lahir, dan tinggal untuk hidup di sana. Tetapi kebudayaan dapat di hasilkan dari cara manusia itu bergaul dan lingkungan yang di singgahi, dari situlah manusia dapat menilai suatu keputusan yang tanggapi untuk menjadi suatu patokan hidup.
Referensi
http://id.wikipedia.org/wiki/Budaya
http://id.wikipedia.org/wiki/Antropologi_budaya
http://flying0ver.wordpress.com/2012/10/09/peran-budaya-dalam-membentuk-pola-pikir-manusia/
http://sman1glagah.com/pengertian-hakikat-manusia/
http://parkjiyoung.wordpress.com/2013/01/07/hubungan-manusia-dan-kebudayaan/
http://iindramawan.blogspot.com/2013/03/upaya-melestarikan-budaya-bangsa.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Budaya
http://id.wikipedia.org/wiki/Antropologi_budaya
http://flying0ver.wordpress.com/2012/10/09/peran-budaya-dalam-membentuk-pola-pikir-manusia/
http://sman1glagah.com/pengertian-hakikat-manusia/
http://parkjiyoung.wordpress.com/2013/01/07/hubungan-manusia-dan-kebudayaan/
http://iindramawan.blogspot.com/2013/03/upaya-melestarikan-budaya-bangsa.html
Nama : Mochammad singgih wibowo
Npm : 15113572
kelas : 1ka08

Tidak ada komentar:
Posting Komentar